Pengawas Operasional Pertama (POP)

Sertifikasi BNSP

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat dunia industri pertambangan berlomba-lomba melakukan efesiensi dan meningkatkan produktivitas dengan menggunakan alat-alat produksi yang semakin komplek. Makin kompleknya peralatan yang digunakan, makin besar pula potensi bahaya yang mungkin terjadi dan makin besar pula kecelakaan kerja yang timbul apabila tidak dilakukan penanganan dan pengendalian sebaik mungkin.

Hal ini menunjukkan bahwa masalah-masalah keselamatan dan kesehatan kerja tidak lepas dari kegiatan dalam industri secara keseluruhan, maka pola-pola yang harus dikembangkan di dalam penanganan Keselamatan Pertambangan dan pengendalia potensi bahaya harus senantiasa dikembangkan dan dikelola dengan baik.

Salah satu pengelolaan Keselamatan Pertambangan di tempat kerja adalah dengan memastikan semua Pengawas Operasional yang melakukan pengawasan terhadap ditaatinya prosedur dan peraturan perundang-undangan Keselamatan Pertambangan telah memiliki kompetensi yang memadai salah satunya kompetensi POP (Pengawas Operasional Pertama).

Untuk itu ditengah wabah Corona Covid-19 diklat online (Training From Home) dan sertifikasi kompetensi pengawas operasional pertama (POP) ini sangat cocok dan diperlukan oleh setiap personil yang akan ditunjuk sebagai pengawas operasional pertama atau pengawas lini depan sebagai bentuk pembinaan agar pengawas operasional memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang keselamatan pertambangan dalam rangka mengendalikan risiko ditempat kerja

Unit Kompetensi

  1. Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Keselamatan Pertambangan
  2. Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang menjadi Tanggung Jawabnya
  3. Melaksanakan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana
  4. Melaksanakan Investigasi Kecelakaan
  5. Melaksanakan Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
  6. Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Lingkungan
  7. Melaksanakan Inspeksi
  8. Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan

Persyaratan Peserta

  1. Pendidikan minimal SLTA / D3 / S1 / S2 / S3
  2. Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun
  3. Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  4. Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah.

Metode Diklat

  1. Belajar Mandiri melalui e-modul
  2. Presentasi dan Diskusi Online
  3. Peragaan pembuatan perangkat kerja
  4. Penyiapan Portofolio

Materi Diklat

  1. Peraturan Perundang-undangan terkait Keselamatan Pertambangan
  2. Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan
  3. Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana
  4. Investigasi Kecelakaan
  5. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
  6. Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Lingkungan
  7. Inspeksi Keselamatan Pertambangan
  8. Analisis Keselamatan Pekerjaan / Job Safety Analysis

Evaluasi

  1. Uji Portofolio Online
  2. Wawancara Online
  3. Uji Tambahan Online

Pembina atau Narasumber

  1. Praktisi Keselamatan Pertambangan

Sertifikat

Setelah memenuhi syarat dan dinyatakan KOMPETEN, peserta akan menerima Sertifikat yang diterbitkan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)  Berlaku 5 Tahun

Pelaksanaan

3 Hari dengan rincian Diklat akan dilaksanakan selama 2 Hari dan Uji Kompetensi akan dilaksanakan maksimal selama 1 Hari (akan diatur waktu ujinya)

Pukul 08.00 – 16.00 WIB

Jadwal Training

Investasi : Rp. 3.900.000

Tempat   : Training From Home

  1. Pendidikan minimal SLTA / D3 / S1 / S2 / S3
  2. Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun
  3. Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  4. Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah. 

Investasi : Rp. 3.900.000

Tempat   : Training From Home

  1. Pendidikan minimal SLTA / D3 / S1 / S2 / S3
  2. Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun
  3. Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  4. Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah. 

Investasi : Rp. 3.900.000

Tempat   : Training From Home

  1. Pendidikan minimal SLTA / D3 / S1 / S2 / S3
  2. Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun
  3. Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  4. Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah. 

Investasi : Rp. 3.900.000

Tempat   : Training From Home

  1. Pendidikan minimal SLTA / D3 / S1 / S2 / S3
  2. Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun
  3. Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  4. Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah. 

Biaya diatas tidak termasuk PPN dan akomodasi peserta

Document Portofolio

Document yang perlu disiapkan sebagai Portofolio adalah sebagai berikut :

  1. Mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01)
  2. Formulir Asesmen Mandiri (APL 02)  yang akan diberikan setelah mengirimkan lembar konfirmasi mengikuti Diklat Uji atau Hanya Uji.
  3. Copy KTP Peserta Uji.
  4. Fotocopy Ijasah terakhir.
  5. Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
  6. Pas foto 3×4 sebanyak 4 lembar berlatar belakang merah dan berpakaian rapih (tidak diperbolehkan menggunakan kaos).
  7. Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti “Uji Kompetensi POP” di tandatangani oleh KTT/PJO dan di stempel.
  8. Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai.
  9. Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
  10. (Khusus Expatriat) Surat Ijin Bekerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energidan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Dokumen hasil kerja calon peserta / asesi

  1. SK Penugasan dan Jobdesk
  2. SOP Inspeksi  
  3. Laporan Inspeksi Terencana
  4. Laporan Inspeksi Tidak Terencana
  5. Laporan Tindak Lanjut Inspeksi
  6. Laporan inspeksi lingkungan
  7. Laporan tindak lanjut inspeksi lingkungan
  8. Formulir Persiapan Pertemuan Keselamatan Pertambangan  
  9. Laporan pelaksanaan pertemuan Keselamatan Pertambangan  
  10. Laporan tindak lanjut pertemuan Keselamatan Pertambangan
  11. SOP Investigasi yang dimiliki oleh perusahan atau owner
  12. Laporan penyelidikan kecelakaan  
  13. SOP Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
  14. Laporan Identifikasi dan pengendalian resiko
  15. SOP JSA yang dimiliki oleh perusahan atau owner
  16. Komunikasi Analisis Keselamatan Pekerjaan
  17. Laporan Tindak lanjut JSA (Absensi sosialiasi JSA)

Untuk lebih lengkapnya, dapat di lihat di formulir APL 1 bagian 2

Informasi dan Pendaftaran

Silahkan Menghubungi Customer Service kami 

×

Hello!

Hi, ada yang bisa Kami bantu! Klik Chat Whatsapp kami di bawah ini dan kami akan jawab keperluan Anda segera mungkin atau email ke  safetypreneur2017@gmail.com

× Click Here for Info & Chat